Tak pernah kusangka
Aku bisa merasakan cinta sejati
Dan tak pernah benar-benar mencintai
Manusia di bumi ini
Hingga apapun akan ku beri
Untuk kamu kamu kamu
Dan tak kan pernah aku meminta
Balasan semua semua semua
Tuhan pun tahu jikalau aku
Mencintai dirimu tak musnah oleh waktu
Hingga maut datang menjemputku
Ku tetap menunggu kamu di lain waktu
Hingga apapun akan ku beri
Untuk kamu kamu kamu
Dan tak kan pernah aku meminta
Balasan semua semua semua
Tuhan pun tahu jikalau aku
Mencintai dirimu tak musnah oleh waktu
Hingga maut datang menjemputku
Ku tetap menunggu kamu di lain waktu
Tuhan pun tahu jikalau aku
Mencintai dirimu tak musnah oleh waktu
Hingga maut datang menjemputku
Ku tetap menunggu kamu di lain waktu
(Tuhan pun tahu) Tuhan pun tahu (jikalau aku) jikalau aku
(Mencintai dirimu) mencintaimu (tak musnah oleh waktu) tak musnah oleh waktu
(hingga maut) hingga maut (datang menjemputku) menjemputku
(ku tetap menunggu kamu di lain waktu) di lain waktu
Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan
2015/01/06
2014/05/31
Awal
Dan, kita berakhir seperti sebuah koin.
Kau dengan duniamu pada satu sisi.
Aku dengan hidupku di sisi yang lain.
Berpijak di bumi yang sama, namun tak akan pernah bertemu.
Penghujung Mei
Sat 31st May, 2014
11:11 a.m
Kau dengan duniamu pada satu sisi.
Aku dengan hidupku di sisi yang lain.
Berpijak di bumi yang sama, namun tak akan pernah bertemu.
Penghujung Mei
Sat 31st May, 2014
11:11 a.m
2014/03/17
2014/03/06
Tanpa Judul
Lagi suntuk di kantor. Baru jumpa dengan sang mantan juga.. *makin jelek doski, jadi gak nyesel juga udah putus dengannya, hihihi..*
Trus teman kantor curhat juga, tentang ex boyfriendnya. Keingat lagu Rio Febrian, muncullah ide ngedit lirik lagunya dengan gambar. And,, tadaaa... Inilah dia, editan 2 menit - buah dari kesuntukan tadi -. Gambarnya ngambil di gudangnya google sih.. Bukan buatan sendiri.. -lupa ni gambar ngambil dr blog siapa-
Yahh,, inilah cerita kita di awal Maret. Agak2 sedih gitu sih.. Masa' awal bulan ngomongin mantan dan cerita putus cinta sih.. Hadeh.. X_X
*I also posted this photo in mytumblr*
2014/01/27
Dia
Temukanlah orang yang idenya mungkin sering berbeda denganmu,
namun kau merasa nyaman dengannya.
Bukankah sandal sebelah kiri disebut sepasang bila disandingkan dengan sandal sebelah kanan?
Mereka disebut saling melengkapi.
Jika engkau mencari orang yang sepertimu,
maka kau hanya akan mencintai dirimu sendiri yang dipantulkan olehnya.
Temukanlah dia yang bersamanya kamu merasa nyaman.
*Seduh Kopi Dulu.. (:
Bagiku, cowok yang suka minum kopi dan bisa nyeduh kopi enak, itu udah cukup. ;)
namun kau merasa nyaman dengannya.
Bukankah sandal sebelah kiri disebut sepasang bila disandingkan dengan sandal sebelah kanan?
Mereka disebut saling melengkapi.
Jika engkau mencari orang yang sepertimu,
maka kau hanya akan mencintai dirimu sendiri yang dipantulkan olehnya.
Temukanlah dia yang bersamanya kamu merasa nyaman.
*Seduh Kopi Dulu.. (:
Bagiku, cowok yang suka minum kopi dan bisa nyeduh kopi enak, itu udah cukup. ;)
2013/07/04
Kopi Asin
Dia
bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan.
Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya
seorang laki-laki biasa. Tak ada yang begitu menghiraukannya. Saat
pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya.
Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau
mengecewakannya.
Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki-laki begitu
gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan sang gadis merasa sangat
tidak nyaman. "Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang", kata sang gadis
dalam hatinya.
Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong ambilkan saya garam.
Saya ingin membubuhkannya dalam kopi saya."
Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya kontan menjadi
merah, tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta
meminum kopinya. Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu
kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?". "Saat aku masih kecil, aku
tinggal di dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana
aku bisa merasakan laut... asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini",
jawab si laki-laki. "Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi
teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan
kampung halamanku, rindu kedua orangtuaku yang masih tinggal di sana",
lanjutnya dengan mata berlinang.
Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat menyentuh hati.
Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan
kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang mencintai
dan begitu peduli akan rumah dan keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa
tanggung jawab akan tempat tinggalnya. Kemudian sang gadis memulai
pembicaraan, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa
kecilnya, keluarganya...
Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan
awal yang indah dari kisah cinta mereka.
Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahwa ia adalah
laki-laki idaman baginya. Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh
perhatian... pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan
begitu saja. Untung saja ada kopi asin !
Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah: sang putri menikah
dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia... Dan, tiap ia membuatkan
suaminya secangkir kopi, ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena
ia tahu itulah kesukaan suaminya.
Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal dunia. Ia meninggalkan
sepucuk surat bagi istrinya:
"Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang
hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu --- tentang kopi asin.
Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan? Aku sangat gugup waktu
itu. Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan
garam. Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup, maka
aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah
menjadi awal pembicaraan kita. Aku telah mencoba untuk mengatakan yang
sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku,
tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk
tidak menyembunyikan apapun darimu... Sekarang aku sedang sekarat. Tidak
ada lagi yang dapat aku khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu:
Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu
minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal
atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali
semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam
hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi,
aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun
aku harus minum kopi asin lagi."
Sambil membaca, airmatanya membasahi surat itu.
Suatu hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi asin?", ia menjawab,
"Rasanya begitu manis."
Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya
seorang laki-laki biasa. Tak ada yang begitu menghiraukannya. Saat
pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya.
Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau
mengecewakannya.
Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki-laki begitu
gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan sang gadis merasa sangat
tidak nyaman. "Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang", kata sang gadis
dalam hatinya.
Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong ambilkan saya garam.
Saya ingin membubuhkannya dalam kopi saya."
Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya kontan menjadi
merah, tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta
meminum kopinya. Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu
kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?". "Saat aku masih kecil, aku
tinggal di dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana
aku bisa merasakan laut... asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini",
jawab si laki-laki. "Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi
teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan
kampung halamanku, rindu kedua orangtuaku yang masih tinggal di sana",
lanjutnya dengan mata berlinang.
Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat menyentuh hati.
Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan
kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang mencintai
dan begitu peduli akan rumah dan keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa
tanggung jawab akan tempat tinggalnya. Kemudian sang gadis memulai
pembicaraan, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa
kecilnya, keluarganya...
Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan
awal yang indah dari kisah cinta mereka.
Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahwa ia adalah
laki-laki idaman baginya. Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh
perhatian... pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan
begitu saja. Untung saja ada kopi asin !
Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah: sang putri menikah
dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia... Dan, tiap ia membuatkan
suaminya secangkir kopi, ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena
ia tahu itulah kesukaan suaminya.
Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal dunia. Ia meninggalkan
sepucuk surat bagi istrinya:
"Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang
hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu --- tentang kopi asin.
Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan? Aku sangat gugup waktu
itu. Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan
garam. Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup, maka
aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah
menjadi awal pembicaraan kita. Aku telah mencoba untuk mengatakan yang
sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku,
tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk
tidak menyembunyikan apapun darimu... Sekarang aku sedang sekarat. Tidak
ada lagi yang dapat aku khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu:
Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu
minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal
atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali
semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam
hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi,
aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun
aku harus minum kopi asin lagi."
Sambil membaca, airmatanya membasahi surat itu.
Suatu hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi asin?", ia menjawab,
"Rasanya begitu manis."
2013/02/12
Valentine? Valentine ^_^
Huaa, sudah 12 Februari, pemirsahhh.. Cepat aja.. :-/
Tadi di facebook, saya komen2an bersama teman dengan topik "Bulan Kasih Sayang."
Februari ternyata disebut "Bulan Kasih Sayang" -ntah siapa pencetusnya-. Mungkin dikarenakan Hari Valentine ( atau sering juga disebut Hari Kasih Sayang) yang dirayakan pada tanggal 14 setiap bulan Februari. Saya sendiri gak pernah sebut Februari sebagai bulan kasih sayang meski mau tukar-tukaran coklat ama teman tiap tanggal 14 Februari.
Nah, saya lalu bilang ke teman saya: "masuk tanggal 1 Februari, banyak teman posting status (dr status FB, PM BBM, twitter) dengan "Welcome Bulan Kasih Sayang." Tapi kenapa semua kalender yang kulihat - di rumah dan di kantor - ditulis bulan Februari?" Teman-teman tertawa. Ada yang bilang "LOL." Ada yang "wkwkwkwk." Ada yang "Ahahahaaa.." dst. Paling parah komennya adalah: "jangan gara2 lu baru putus dan putusnya pas Februari plus mau dekat moment valentine, lu jadi sentimen ama orang-orang yang buat acara pas valentine." Hadehh.. Untung saya orangnya baik hati dan tidak sombong. Saya balas komen terakhir: "LOL." :D
Pemirsah yang budiman, saya sebenarnya tidak antipati dengan Valentine (apalagi dengan alasan baru putus di bulan Februari). Saya hanya "mengkritisi" penggunaan "Bulan Kasih Sayang." Lalu Maret kita akan sebut sebagai bulan apa? Bagaimana dengan April? Paling penting Juni, bulan kelahiran saya. Jujur saja, saya dah niat dalam hati, nanti pas tanggal 1 Maret saya akan buat status BBM/FB dan tweet saya: "Selamat Datang Bulan Kasih Sayang." Dan sebagai makhluk Tuhan paling manis, saya tekankan bahwa Kasih Sayang itu tidak hanya pada bulan Februari saja; tetapi setiap bulan bahkan setiap hari harus penuh kasih sayang. Begitu.. (telunjuk ke depan ala MT, hehe..)
Okay deh pemirsah. Demikian berita terkini. Selamat mempersiapkan acara valentine Anda
PS: Tgl 15 Februari, gw mo jalan ke pantai Danau Toba bersama teman-teman (yang pada komen2 di FB tadi). Jadi, acara valentine saya dan mereka2 yang suka rusuh itu diundur 1 hari. Hehehee.. :D
Tadi di facebook, saya komen2an bersama teman dengan topik "Bulan Kasih Sayang."
Februari ternyata disebut "Bulan Kasih Sayang" -ntah siapa pencetusnya-. Mungkin dikarenakan Hari Valentine ( atau sering juga disebut Hari Kasih Sayang) yang dirayakan pada tanggal 14 setiap bulan Februari. Saya sendiri gak pernah sebut Februari sebagai bulan kasih sayang meski mau tukar-tukaran coklat ama teman tiap tanggal 14 Februari.
Nah, saya lalu bilang ke teman saya: "masuk tanggal 1 Februari, banyak teman posting status (dr status FB, PM BBM, twitter) dengan "Welcome Bulan Kasih Sayang." Tapi kenapa semua kalender yang kulihat - di rumah dan di kantor - ditulis bulan Februari?" Teman-teman tertawa. Ada yang bilang "LOL." Ada yang "wkwkwkwk." Ada yang "Ahahahaaa.." dst. Paling parah komennya adalah: "jangan gara2 lu baru putus dan putusnya pas Februari plus mau dekat moment valentine, lu jadi sentimen ama orang-orang yang buat acara pas valentine." Hadehh.. Untung saya orangnya baik hati dan tidak sombong. Saya balas komen terakhir: "LOL." :D
Pemirsah yang budiman, saya sebenarnya tidak antipati dengan Valentine (apalagi dengan alasan baru putus di bulan Februari). Saya hanya "mengkritisi" penggunaan "Bulan Kasih Sayang." Lalu Maret kita akan sebut sebagai bulan apa? Bagaimana dengan April? Paling penting Juni, bulan kelahiran saya. Jujur saja, saya dah niat dalam hati, nanti pas tanggal 1 Maret saya akan buat status BBM/FB dan tweet saya: "Selamat Datang Bulan Kasih Sayang." Dan sebagai makhluk Tuhan paling manis, saya tekankan bahwa Kasih Sayang itu tidak hanya pada bulan Februari saja; tetapi setiap bulan bahkan setiap hari harus penuh kasih sayang. Begitu.. (telunjuk ke depan ala MT, hehe..)
Okay deh pemirsah. Demikian berita terkini. Selamat mempersiapkan acara valentine Anda
PS: Tgl 15 Februari, gw mo jalan ke pantai Danau Toba bersama teman-teman (yang pada komen2 di FB tadi). Jadi, acara valentine saya dan mereka2 yang suka rusuh itu diundur 1 hari. Hehehee.. :D
Langganan:
Postingan (Atom)


