Tampilkan postingan dengan label Ada Apa di Bulan Ini?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ada Apa di Bulan Ini?. Tampilkan semua postingan

2018/10/31

Family: Babygirl, Sufor dan Mertua

Sudah setahun lebih ternyata tidak menulis apa pun di blog ini.
Tetiba aja si empunya blog sudah punya baby girl, hahaha..

Bicara tentang babygirl, tentu ga lepas dari sebuah pernikahan kan ya..

Aku menikah tanggal 18 Agustus 2017 (sehari setelah hari kemerdekaan).
Setelah menikah, tinggal bersama dengan mertua dan sister in law.
Begitulah.. Seperti kata orang-orang: "sebaik-baiknya mertua, pasti akan ada perselisihannya
dengan menantunya".
Lha dengan ortu sendiri juga sering salah paham kan ya. Tapi karena ortu sendiri,
diam-diaman itu ga masalah. Ngeloyor pergi kerja tanpa pamit ke ortu no problem.
Coba kalau di rumah mertu, lagi kesal pun tetap harus sumringah pamit mau ke kantor.
Haduhh.. Padahal aku bukan tipe orang yang mampu menampilkan keceriaan
meski lagi dongkol. Aku itu tipe orang yang kalau lagi marah, ya marah saja. Ga pake sok senyum
di depan orang lain.

Lalu, apa perselisihan yang pernah kualami yang membuatku tidak ceria lagi?
Tidak terlalu berselisih paham langsung memang, atau adu pendapat atau saling sahut.
Tidak begitu.
Ketidakmampuanku menerima "perlakuan khusus" yang mereka berikan yang membuatku (akhir-akhir ini) pergi ke kantor setiap pagi tanpa pamit.

Di awal pernikahan, ayah mertua sering sekali menyebutkan kalau seorang perempuan itu "tidak cantik" jika belum melahirkan anak. WTH!!!  Akibatnya, ketika aku hamil pun, aku lebih suka pulang kerja malam agar tidak bertemu dengan ayah mertuaku. Toh ketika aku hamil, perlakuannya tetap sama saja. Sehingga setiap aku pergi kerja, aku jarang pamit kepadanya. Lebih sering pamit ke ibu mertua. Bahkan ketika hamil tua pun, aku mau kantor jam 8 malam.

Setelah lahiran, keceriaanku belum kembali. Bahkan rasa kesalku memuncak yang memaksaku meminta kepada suamiku untuk segera mendirikan rumah sendiri (yang berjarak setipis kulit bawang dengan rumah mertua) agar dapat segera pindah dari rumah mertua. Tak apa jarak tetap dekat, setidaknya dapur dan ruang tamu kami sudah beda.
Rasa kesalku memuncak karena "perlakuan khusus" mereka yang kusebutkan sebelumnya. Apanya yang khusus? Khusus karena bagiku perlakuan mereka "berlebihan". Ada yang meminta babygirl supaya tidur di kamar mereka (padahal usia baby masih 2 minggu, apa maksudnya memisahkan kami?), ada ucapan yang bilang bahwa ASIku tidak bagus (encer dan rasanya tidak disukai baby -baru tau istilah ini-), ada 'tekanan' supaya babygirl minum sufor saja, dan perlakuan mereka yang selalu menggendong babygirl dan akunya duduk manis saja nungguin mereka bosan menggendong lalu nyerahin babygirl ke aku (yang lucunya kalau aku sudah pulang kantor dan ada di rumah, mereka tidak bosan menggendong, giliran suamiku sudah ada di rumah mereka kasih babygirl ke suamiku). Aku kadang mikir, koq sepertinya aku yang harus nungguin kapan bisa menggendong bayiku padahal aku ibunya. Akhirnya setiap Sabtu dan Minggu (libur kantor), babygirl tidak pernah lepas dari tanganku. Kalau pun mereka menggendongnya, itu karena suamiku yang kasih waktu. Kadang ibu mertua "nyuri" dengan cara jalan-jalan di depan kamar kami. Kalau saja bayiku minum ASI, setidaknya aku pasti punya waktu menggendong dia. Tapi karena mertua pun bisa kasih minum (karena sufor), maka mereka semakin leluasa dan punya banyak kesempatan menggendong.

Ya, itu memang cucu mereka. Tapi mereka juga harus ingat, sang cucu tidak akan lahir kalau tidak ada ibunya. Karena itu, hargai ibunya. Bahkan harusnya mereka mendukungku untuk memberikan ASIX, bukan malah menekanku dan membuatku stress sehingga ASIku berhenti memproduksi dan mereka bilang biar kasih sufor saja. Sungguh, "perlakuan khusus" mereka itu selalu kuingat. Aku sudah ceritakan semuanya ini dengan suamiku namun tetap saja aku belum sepenuhnya sembuh dari "luka" karena ucapan dan perlakuan mereka itu. Entah kapan luka ini sembuh.

Hingga saat ini, aku ke kantor jarang pamit. Bangun pagi-pagi sekali, nyuci popok baby dan langsung mandi (mandi air dingin, tidak lagi mandi air hangat yang dulunya sering dipanaskah oleh ibu mertua), makan malam jarang, dan tidak mau lagi duduk di ruang tamu. Hari-hariku selain di kantor kuhabiskan antara kamar mandi (nyuci popok), ruang makan (buat sarapan) dan kamar tidur (bersama baby).
Aku tau mereka bisa merasakan perubahanku. Yang dulunya masih mau ngobrol dengan mereka sambil nonton, duduk di ruang tamu sambil ngitungin orang yang lewat dari depan rumah, atau sekedar nyapu rumah dan halaman belakang. Aku bisa rasakan kalau mereka (pasti) membicarakan perubahan sikapku. Bahkan sister and brother in law yang dirantau pun pasti tau tentang perubahanku (karena mereka selalu teleponan tiap hari). Sekutu terakhirku di rumah hanya suamiku (dan babygirl yang berusia 2 bulan 2 minggu ketika tulisan ini kuposting).

Harapanku satu-satunya adalah rumahku bisa berdiri dengan cepat (sekarang sedang tahap pembangunan). Aku ingin segera pindah dari rumah mertuaku. Ingin menata kembali kehidupanku (bersama suamiku tentunya). Dan jika Tuhan berkenan, semoga babygirl segera punya saudara babyboy. Aku sudah niatkan, jika Tuhan percayakan dan aku melahirkan lagi, bayiku akan ASIX, bahkan kakaknya (babygirl) pun akan ikut minum ASI. Semoga babygirl bertumbuh dengan baik meski tidak minum ASI. Niat itu (hanya) tercapai jika aku pisah dengan mereka. Karena apa? Karena aku takut "perlakuan khusus" mereka akan muncul lagi.

Itulah kisahku. Kisah pertama sejak terakhir aku memposting sesuatu di blog ini. Semoga tulisan-tulisanku ke depan bukan lagi kisah sedih di hari minggu (hiks..). Dan semoga Tuhan memaafkanku atas perubahan sikapku ke keluarga suamiku.

2015/05/29

PASPOR (BUAT BARU & PERPANJANG - ONLINE???)

Hhmm.. Juni depan, ada urusan pekerjaan ke Kepulauan Riau (Batam). Lalu panitia lokal kasih bocoran, kemungkinan akan diajak jalan ke Singapura. Pesannya, supaya gak lupa bawa paspor.
Saya yang udah punya paspor, tentu anteng-anteng aja. Nah, kawan kantor yang akan ikut ke Batam ternyata belum punya. Jadilah saya "memandunya" mengurus paspor.

Saya dulu mengurus paspor itu tahun 2010. Biayanya masih 275-an (48 halaman). Sekarang biayanya 355 rebong. Dulu ada kasir-nya tempat membayar. Sekarang sudah setor langsung ke Bank (BNI) dan pihak Bank akan memberikan bukti pembayaran yang kita berikan ketika pengambilan paspor (3 hari setelah melakukan pendaftaran di Kantor Imigrasi).

Masa berlaku paspor hanya sampai 5 tahun. Dan masih dianggap valid, 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Katanyaaa,, jika 2 bulan sebelum masa berlaku habis dan kita kebetulan mau keluar negeri, paspor dianggap sudah tidak berlaku lagi. Jadi, perpanjang sajalah sebelum masuk ke 6 bulan terakhir.

Memperpanjang paspor sama aja prosesnya dengan membuat baru. Biayanya juga sama. Ada informasi kalau paspor bisa pilih antara 24 halaman (sekitar 155 rebong biayanya) atau 48 halaman. Karena saya memperpanjang, jadilah pilihan tetap 48 halaman.

Apa aja yang dibawa?
KTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Lahir atau Ijazah (bagi yang belum menikah) ATAU Surat Nikah (bagi yang sudah menikah). Biasanya ada koperasi tempat kita untuk copy berkas-berkas itu (rangkap 1 saja), kadang malah diharuskan fotocopy mesti ke koperasi Kantor Imigrasi tersebut. Namun kemarin, saya sudah fotocopy sebelumnya berkas-berkas tersebut dalam kertas A4 (jangan FLSC/Legal).

Bawalah semua berkas tersebut (berikut dengan aslinya). Di ruangan informasi (ruangan pertama), mereka akan periksa kelengkapan berkas, lalu memberikan kita map beserta formulir yang harus diisi. Setelah mengisi formulir, berkas tersebut kita berikan kepada petugas lain (ruangan kedua - tanya aja petugasnya diserahkan kemana lagi) dan mendapat nomer antrian. Saat nomor antrian kita dipanggil, saat itulah kita akan melakukan perekaman (ulang lagi bagi yang memperpanjang) - foto dan sidik jari -. Setelah itu petugas akan mencetak surat tanda kita telah melakukan perekaman yang didalamnya ada tertulis No. Billing (Bank) untuk kita berikan kepada petugas Bank tempat kita membayar biaya paspor (hhmm,, jadi gak ada istilah mark-up lagi, atau minta tambahan biaya lagi, karena seluruh biaya langsung masuk rekening). Dalam waktu 3 hari, paspor sudah dapat diambil. Bisa dikuasakan ke orang lain dengan cara membuat surat kuasa dan melampirkan fotocopy KTP kita plus surat tanda bukti pembayaran dari Bank tadi.

Oya, untuk KTP tidak bisa diganti dengan SIM. Jadi memang harus pakai KTP.

Nah,, bagaimana dengan mendaftar online?  (Mendaftarnya di sini lalu pilih "pra permohonan personal" kemudian isi semuanya). Ternyata gak ada bedanya kalau mendaftar online atau langsung datang tanpa mendaftar sebelumnya (di Kantor Imgirasi Kelas II di daerahku ini tapi ya). Nomor antrian tetap aja sama dengan yang datang tanpa online dulu. Tetap aja harus ngisi formulir lagi (padahal kawanku ini kami daftarkan online lho). Paspornya juga suruh tunggu dalam waktu 3 hari. Huhh..

Yeahh,, begitulah ceritaku di penghujung Mei ini. Tadinya mau nulis tentang drama Korea Spring Waltz. Tapi berhubung kerjaanku banyaaaaaaakkkkk aja, jadi memilih nulis informasi ini. Bye..

2014/08/28

Salah Satu Cara Mengatasi Gagal Registrasi Pada Aplikasi Dapodik 3.0.0



Hmm.. Pasti ada yang mengalaminya. Apalagi yang dikejar deadline (20 September apa 22, ya?). Saya juga mengalami hal yang sama. Baca testimoni teman, katanya prefill digenerate dulu. Prefill dah digenerate, tetap aja gagal melakukan registrasi. Ganti laptop, juga gak bisa. Selalu muncul tulisan: “Kode Registrasi Tidak Ditemukan.” Padahal Kode Registrasi udah yang valid 100% (terbukti bisa mendownload prefill kan ya). Bahkan sampai kirim email ke admin pusat (yang biasanya akan kirimkan balasan 2 bulan kemudian).

Syukurlahh,,, kali ini sudah berhasil. Koq bisa? Nahhh,,, ini rahasianya: “pastikan folder ‘Prefill_Dapodik’ itu disimpan di Local Disk (C:) bukan di Local Disk (C:) - Program Files - Prefill_Dapodik".



Lihat Gambar:
Simpannya begitu, ya.

PASTIKAN BUKAN SEPERTI GAMBAR DIBAWAH:


Setelah itu, coba install ulang aplikasi tadi. (Artinya, lo mulai dari awal lagi ya. Uninstall yg salah, lalu pastikan prefill yg digenerate disimpan di tempat yg tepat tadi. Kemudian install kembali).
Selamat mencoba! Kalau gagal, kasih tau, ya. Biar kita cari cara lain.
Salam: Pip*s, love and gaul..

2014/08/24

Solusi Membersihkan Tas/Dompet Dari "Jamur"

Agak bingung mau buat judul tulisannya. Haaaa..!

Well, ladies and ladies.. (Gentlemen biasanya gak punya tas sebanyak wanita. Jadi gak usah juga nyebutin mereka. Hahaa..) Guys, punya tas lebih dari 1 kan?! Pastinyaaa... Ada tas tangan, tas ransel, tas multiguna (ini maksudnya cara makenya: bisa dijadiin ransel, bisa juga dislempangin). Dan, tentu masing-masing terdiri dari berbagai model-warna (maksudku, tas tangannya ada 10, ranselnya 10, yg slempang juga 10. Woww, banyakkk....).

Nah, saking banyaknya tas kita (dompet juga kadang lebih dari 1), pasti ada beberapa tas yang akhirnya jarang terpakai. Contohnya saya, kalau ke kantor itu, hanya bawa ransel berisi laptop + dompet. Ranselnya itu mulu dari Senin - Jumat (kan gak mungkin juga saban ari mindahin laptop ke tas lain. Rempong amatt). Sabtu, libur. Minggu, hanya ibadah ke gereja. Trus, kapan pakai tas lainnya? Karena jarang terpakai, biasanya nih ya, tas-tas tersebut akan berjamur kalau tidak dirawat atau disimpas bagus-bagus.

And this is it! Bagaimana membersihkan tas kita yang sudah berdebu, jamuran, lepek, bau kecoa, dll karena kelamaan disimpan atau jarang dipake itu? Gampang! Pakai tissue basah. Jadi, tas atau dompet kita yang ada nodanya dilap pakai tissue basah. Hasilnya, tas/dompet tersebut akan kembali kinclong plus wangi (tissue basah kan biasanya wangi, hehe.. Seengaknya baunya ada tertinggal lah.. *maksa*). Gampang, kan?!
Setelah itu, rawat/simpanlah tas anda kalau "tidak dipakai". Bisa masukin ke plastik, atau dibungkus kain (biasa kan kalau beli tas suka ada kain -entahapanamanya/whateveryoucalledit-). Sesekali diangin-anginkan (ha?) kalau lagi gak sibuk atau libur kerja.
Yeahh,, sekian tips dari saya *tipsnya hanya 3 kalimat. Pendahuluan ama penutupnya yang buat panjang. Hadehh..*
Sekian dan thank u.
#TurunPodium

2014/07/10

Juni..Juni..Juni.. #LatePost

Baru sadar, selama bulan Juni gak ada nulis.

Juni, 3rd
Happy Birthday, Trisss.. Selamat bertambah tua. Goodbye 29 years old-nya Vicky. Tuaaaaaaa... :D
Terimakasih untuk masa lalu yang mengajarkan banyak hal.
Terimakasih untuk setiap doa-doa tulus yang dipanjatkan.. terlebih kado-kadonya.

Well, itu dululah..
2014, busyyyyy. Gak ada waktu luang. Ngurus diri sendiri aja gak sempat, apalagi nulis.
Wish-nya, dapat jodohlah di tahun ini. Aminnn..

2014/05/31

Awal

Dan, kita berakhir seperti sebuah koin.
Kau dengan duniamu pada satu sisi.
Aku dengan hidupku di sisi yang lain.
Berpijak di bumi yang sama, namun tak akan pernah bertemu.


Penghujung Mei
Sat 31st May, 2014
11:11 a.m

Dapodik 2014.. Ohhhh :/

Kupretttt... Sampai berita ini diturunkan, data sertifikasi Mama belum valid.
Gimana mau valid? Ternyata data yang deperbaharui harus dikirim melalui aplikasi lain yang disebut BSD 207 - dikeluarin awal Mei kemarin- (dapat didownload di info pendataan. Atau bisa juga didownload saat saat cek/validasi data guru. Alamatnya dah baru lagi, nih: http://223.27.144.195:8085/)

Tapi, karena yang di daerah taunya baru di minggu terakhir bulan Mei, jadilah servernya busy. Jadilah juga operatornya sibuk nge-cek dah valid apa kagak.

Huaaa,, selalu jadi operator yang paling buntut dapat info beginian. Nasib jadi operator sukarelawan ini, ya. Gak valid, kita yang kena semprot.

Persoalan lain muncul. Saat mau perbaiki data di dapodik (jadi, datanya tetap diperbaiki di aplikasi dapodik itu. Tapi dikirim melalui BSD, bukan sinkronisasi -apasihh- lagi), aplikasinya dah expired -dah akhir bulan Mei kan sekarang-. Masalahnya, patch buat upgrade belum ada. Haisss,, mau cepat, yang pusatnya buat lama. Harusnya seminggu sebelum bulan berakhir, dah harus dipost patchnya. Hihh..

Sekarang hanya nunggu dengan H2C lah. Moga data dapodik yang kukirim semalam melalui BSD, segera diverifikasi dan bisa mem-valid-kan data Mama. *dalam hati say Aminnn..*

2014/04/04

Download Aplikasi Dapodik 2013

Hulaaaaa... Lama gak nyoret2 rumah ini (meski tiap hari buka email, tapi gak sempat masuk ke blog. Hikss..)

Well, di awal bulan April ini, saya mau berbagi software Aplikasi Dapodik 2013.
Pernah ngalamin laptop nge-hang? Lalu dengan terpaksa harus di-instal ulang. Dan bagian gak enaknya sebagai Operator Sekolah, Aplikasi Dapodikdas 2013 kita jadi "hilang."
Itulah pengalamanku. Mau instal ulang dengan mendownload aplikasinya kembali, situsnya gak nyediain softwarenya lagi. Yang ada hanya Patch. Syukur waktu obrak-abrik HDD ama flashdisk, masih tersimpan software yang kudownload dulu.
 
Nah, ini adalah Aplikasi versi 2.0.6 (yang sudah expired) hasil instal ulang versi 203.

Sekali lagi, tidak ada yang terbaru. Karena situsnya cuman nyediain patchnya aja. Jadi biar gak baca sampai habis dulu, software/aplikasi dapat di download di sini.

(+) Trus, patch itu apa? Emang gak bisa pake itu aja?
(-) Patch itu semacam software buat ngupgrade aplikasi lama. Jadi tiap aplikasinya expired, gak usah donwload aplikasi baru. Cukup download patch-nya aja, lalu run dan aplikasi anda sudah jadi yang terbaru. Tapi harap DICATAT, KADANG data yang sudah dikirim kemarin bisa terhapus setelah aplikasi lama diupgrade. Nah, jadi sebelum menjalankan Patch untuk mengupgrade aplikasinya, download dulu data yang pernah dikirim. Itulah yang dinamakan "prefill_dapodikdas". Bisa didownload di infopendataanbla..bla..bla.. (untuk mendownloadnya, butuh kode registrasi sekolah YANG BARU).

Nah, aplikasi yang kubagi ini kan sudah expired nih. Ini adalah aplikasi versi 2.0.3. Ntar jalankan aja patch versi 205, trus patch versi 206. Setelah itu, download lagi patch versi 207. Jadi, patch yang tersedia sekarang (setahuku) hanya mengupgrade aplikasi sebelumnya/dibawahnya setingkat.. *bahasa apa itu??? dah kayak anak kuliahan aja pake tingkat*

Yeahh,, begitulah.. Selamat memperbaharui aplikasi dan data Dapodik Sekolah Anda.
Sekian dan terimakasih.
#TurunDariPodiumDiiringiIsakTangis

2014/03/06

Tanpa Judul


Lagi suntuk di kantor. Baru jumpa dengan sang mantan juga.. *makin jelek doski, jadi gak nyesel juga udah putus dengannya, hihihi..*
Trus teman kantor curhat juga, tentang ex boyfriendnya. Keingat lagu Rio Febrian, muncullah ide ngedit lirik lagunya dengan gambar. And,, tadaaa... Inilah dia, editan 2 menit - buah dari kesuntukan tadi -. Gambarnya ngambil di gudangnya google sih.. Bukan buatan sendiri.. -lupa ni gambar ngambil dr blog siapa-

Yahh,, inilah cerita kita di awal Maret. Agak2 sedih gitu sih.. Masa' awal bulan ngomongin mantan dan cerita putus cinta sih.. Hadeh.. X_X

*I also posted this photo in mytumblr*

2014/01/29

Solusi "Cartridge Tidak Dikenal" Pada Printer Canon MX390



Kali ini saya akan memposting pengalaman pribadi saya tentang menggunakan Printer Canon Pixma MX390.

Ini adalah printer baru di kantor. Fungsinya: PSC alias print, scan ama copy dokumen. Multifungsi-lah ceritanya. Maklum, kadang ada aja surat yang dikirim oleh kantor gak nyampe ke alamat yang dituju. Jadinya kita scan lalu dikirim via email. Yang mau kubilang, itulah pentingnya ada scan di kantor. Dan memang bagus juga kalau sejalan dengan printer ama copy. 1 alat multi fungsi. Yang iyanya, alat2 multi fungsi seperti ini biasanya “gemar” rusak. Ntar bisa bolak-balik ruang servis.

Nah, ketika printer MX390 ini di-instal ke laptop, di awal dia tidak bisa nge-print. Selalu muncul pesan: “cartridge tidak dikenal; atau cartridge tidak compatible dengan printer.”
Solusinya:
  1. Masuk ke Devices and Printers
  2. Pilih Canon MX390 (Kalau baru ini install printer, pilihannya ya cuma itu. Tapi seperti laptopku yang sudah banyak nginstal jenis printer - biar bebas nge-print dimane ajee – pilih printer ini).
  3. Lalu pilih Printer Preference (bisa juga Printer Properties).
  4. Pilih Ink Cartridge Setting pada Tab Maintence.
  5. Pilih Both Black  and Color .
  6. Tekan OK (atau aplly).
  7. Lalukan Test Print. Catatan: kertasnya diletakkan di bawah. Bukan di atas.
Punyaku berhasil. Semoga cara yang sama bisa digunakan teman-teman. Ini untuk permasalahan “Cartridge Tidak Dikenal” ya.

*Sruput Kopi. Rasanya jadi lebih manis kar'na kerjaan mulai rampung.

2014/01/27

Dia

Temukanlah orang yang idenya mungkin sering berbeda denganmu,
namun kau merasa nyaman dengannya.
Bukankah sandal sebelah kiri disebut sepasang bila disandingkan dengan sandal sebelah kanan?
Mereka disebut saling melengkapi.
Jika engkau mencari orang yang sepertimu,
maka kau hanya akan mencintai dirimu sendiri yang dipantulkan olehnya.
Temukanlah dia yang bersamanya kamu merasa nyaman.

*Seduh Kopi Dulu.. (:
Bagiku, cowok yang suka minum kopi dan bisa nyeduh kopi enak, itu udah cukup. ;)

2014/01/23

Tips Membuat Blog Anda Gak Jamuran dan Penuh Sarang Laba-laba



Hhmm.. Pertengahan Januari ternyata sudah.
Ini adalah bulan keduaku di ruangan baru, unit baru tapi kantor yang sama. Ceritanya lagi ada rotasi di kantorku. Dan, diriku “kebagian” unit ter-rempong sepanjang tahun (bagian HRD klu di sebuah perusahaan) yang membuatku menjadi perempuan terempong sepanjang hari. Belum lagi ikut kepanitiaan semacam Perayaan Natal atau Open House Kantor. Yeahh,, begitulah hidup. Kadang banyak kerjaan mpe numpuk. Kadang malah nongkrong di kantin kantor dengar-dengar gossip dan turut “memeriahkan” gossip tersebut. :D 

So, biar agak nyambung dengan judul artikel, bagaimana supaya sempat nge-post di blog? Jalan satu-satunya adalah “Menulis Di Rumah”. Yaa,, di rumah, pulang kantor, malam, sambil nungguin iklan lewat. Gitu!
Tulisan ini aja kutulis sambil nonton NCIS 11. Sederhana saja kan. Hehehe.. Trus, save tulisanmu di komputer. Lalu upload klu kamu udah sempat. Except kamu punya modem sendiri di rumah, ya upload aja sekalian dari rumah. Tapi kalau kamu memanfaatkan jaringan internet gratisan di kantor (kayak gue ini – secara modem juga udah hilang kar’na jarang dipake, berat di pulsa soalnya) ya seperti tadi itu. Rumah – buat tulisan – save di komputer – besok pagi curi-curi waktu sambil bukain email cek mail baru, upload aja di blog – done.

2013/12/23

Samsons - Di Ujung Jalan [Lirik]

Di ujung jalan ini aku menunggumu, aku menantimu
Di tengah matahari aku menyanyikan kisah tentang kita
Aaa...

Aroma dinding suara hati mengulas kembali jejak yang t'lah lalu
Untaian makna yang tercipta aku abadikan di tempat terindah

Tuhan kembalikan segalanya tentang dia seperti sedia kala
Izinkan aku 'ntuk memeluknya mungkin 'ntuk terakhir kali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya

Ketika malam telah tiba aku menyadari kau tak akan kembali

Tuhan kembalikan segalanya tentang dia seperti sedia kala
Izinkan aku 'ntuk memeluknya mungkin 'ntuk terakhir kali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya

Tuhan kembalikan segalanya tentang dia seperti sedia kala
Izinkan aku 'ntuk memeluknya mungkin 'ntuk terakhir kali
Agar aku dapat merasakan cinta ini selamanya
Ketika malam telah tiba aku menyadari kau tak akan kembali